Selasa, 16 Maret 2010

Pengantar Psikologi

Psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno yang terdiri dari dua kata yaitu: (psyche = jiwa dan logos = kata). Jadi secara harfiah psikologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Namun demikan psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang masih abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya(behavior), sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia.

Sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879 – yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu – pandangan tentang manusia dapat ditelusuri jauh ke masa Yunani kuno. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa, dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika.
Sejarah Psikologi ini dibagi ke dalam beberapa periode dengan berbagai tokohnya.
________________________________________

________________________________________
Psikologi sebagai bagian dari filsafat
• Masa Yunani
• Masa Abad Pertengahan
• Masa Renaisanse

Psikologi sebagai bagian dari ilmu faal
• Masa Pasca Renaisans

Psikologi sebagai ilmu yang mandiri
• Masa akhir abad ke-19

Memasuki abad ke-20, psikologi berkembang dalam berbagai school of thought. Kalau Wundt meletakkan dasar bagi psikologi dengan pandangan strukturalisme, maka selanjutnya berbagai aliran utama yang muncul adalah sebagai berikut.
• Fungsionalisme
• Behaviorisme
• Psikoanalisa
• Psikologi Gestalt
• Psikologi Humanistik

Sumber kepustakaan dalam semua tulisan dalam modul ini adalah:
Brennan, J.F. (1991). History and Systems of Psychology. New Jersey : Prentice Hall Inc.
Lundin, (1991). Theories and Systems of Psychology. 4 rd Ed. Toronto: D.C. Heath and Company.
Walgito, Bimo. Pengantar Psikologi Umum, Yogyakarta: Andi Offset,1992.

ads

Ditulis Oleh : Lukman Psikologi Hari: 08.29 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar