Selasa, 22 Februari 2011

Penanganan Temper Tantrum dan Marah

  • Frekuensi temper tantrum atau mengamuk bisa dikurangi dengan cara menghindari pembatasan yang berlebihan terhadap kebebasan anak, tuntutan yang berlebihan atau pemberian tugas yang diluar kemampuan anak.
  • Orangtua sebaiknya tidak bersikap sewenang-wenang dan tidak selalu memegang teguh sikap-sikap yang keras dan kaku dalam mengasuh dan mendidik anak.
  • Dalam mengasuh dan mendidik anak-anak haruslah bersikap konsisten atau ajeg, namun tetap penuh kasih sayang, sebab dengan keajegan memungkinkan anak belajar dari pengalaman-pengalamannya.
  • Kebiasaan yang sifatnya mengamuk sebaiknya diperlakukan dengan wajar dan tenang. Dimana khususnya orangtua diharapkan terus menerus bersikap tenang, kalem, tidak mudah terpancing untuk jengkel dan marah, konsisten dan penuh pengertian. Usahakan mengabaikan adegan mengamuknya sehingga anak menyadari bahwa ia tidak bisa memperoleh perhatian dengan kemarahannya itu.
  • Jangan sekali-kali mencoba beragumentasi dengan anak pada saat ia sedang mengamuk. Tetapi beberapa saat kemudian setelah amukannya redah baru berikan saran-saran bahwa caranya salah dan tidak bisa diterima.

ads

Ditulis Oleh : Lukman Psikologi Hari: 07.09 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar